PENGUSAHA SUKSES DI INDONESIA WILLIAM TANUWIJAYA


PENGUSAHA SUKSES DI INDONESIA
WILLIAM TANUWIJAYA




Disusun Oleh:
                                                      Sry Mulyani Kurniawati Sirait     
                      (171201159)
                                   










PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2018




BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
William Tanuwijaya (11 November 1981), adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis melalui bidang internet, Ia adalah pendiri Tokopedia. Oktober 2014, jagat digital Indonesia heboh dengan suntikan dana US$100 juta dari Softbank Internet and Media dan Sequoia Capital untuk Tokopedia, sebuah situs e-commerce Indonesia. William Tanuwidjaya, yang sekaligus CEO Tokopedia, mengatakan dana itu bakal digunakan untuk mengembangkan kualitas dan produk lokal yang dihadirkan Tokopedia sebagai perusahaan kelas dunia.

Rumusan Masalah
1.      Bagaimana biografi dari William Tanuwijaya sebagai pengusaha yang sukses dan bagaimana kegiatan usaha William Tanuwijaya?
2.      Apa prestasi dan keberhasilan yang di raih William Tanuwijaya?
3.      Bagaimana tantangan yang dialami dan bagaimana cara mengatasinya?





BAB II
PEMBAHASAN
William Tanuwijaya adalah pendiri Tokopedia bersama Leontinus Alpha Edison. William Tanuwijaya lahir di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara pada tanggal 18 November 1981. William Tanuwijaya mengenyam pendidikan sekolah dasar hingga menengah selama delapan belas tahun di kampung halamannya. Ia baru meninggalkan tempat kelahirannya, setelah lulus SMA ia kemudian memberanikan diri untuk berangkat ke ibukota yaitu Jakarta untuk kuliah. Ia diterima di Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta. Selama kuliah, William Tanuwijaya rajin mencari pekerjaan sampingan untuk membiayai kuliahnya. Ketika masuk semester dua di kampusnya, ia kemudian bekerja sampingan di Warnet, ia bekerja mulai dari jam 9 Malam hingga jam 9 pagi. Setelah lulus dari kampusnya yaitu Universitas Bina Nusantara, William Tanuwijaya kemudian bekerja di kantoran yang bergerak dibidang pengembangan software komputer. Berbekal dengan keahliannya dan pengalaman yang ia miliki William dipercaya menjabat menjadi IT and Business Development Manager di PT Indocom Mediatama selama kurang lebih 2 tahun. Pada tahun 2007 lama kelamaan mulai terbesit ide dipikiran William Tanuwijaya untuk mendirikan perusahaan sendiri. Dimana mimpinya adalah mempunyai perusahaan Internet sendiri. Pada tahun 2007, William Tanuwijaya dari idenya ia kemudian mulai membangun Tokopedia. Ide William Tanuwijaya mengenai tokopedia datang ketika ia menjadi moderator dalam forum online Kafegaul yang mempunyai fasilitas jual beli, hingga ia kemudian mulai terinpirasi dari hal tersebut untuk menciptakan startup baru yang kemudian ia namakan dengan tokopedia dan ia mulai mencari modal untuk mendirikan tokopedia. William Tanuwijaya diperkenalkan oleh Bosnya beberapa temannya, pembisnis yang sudah banyak mengecap asam garam dunia bisnis, yakni para investor. Selama dua tahun, William Tanuwijaya mencoba menyakinkan para investor untuk memberikan pendanaan awal dan William Tanuwijaya mendapati bahwa membangun kepercayaan tersebut sangatlah sulit. Pertanyaan datang dari para investor, rata-rata hanya tentang masa lalu yang di miliki William Tanuwijaya dari keluarga mana, kuliah di mana, pernah bisnis apa sebelumnya. William Tanuwijaya belajar bahwa sulit sekali mendapatkan kepercayaan jika kita benar-benar mencoba memulai dari nol. Namun William Tanuwijaya sangat percaya, walaupun masa lalu tidak bisa diubah namun masa depan ada di tangan sendiri.
William Tanuwijaya beruntung karena pada akhirnya William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison, diberikan sebuah tiket kepercayaan dan bisa mendirikan Tokopedia tahun 2009. Belajar dari pengalaman tentang sulitnya mendapatkan kepercayaan, filosofi waktu itu adalah tidak perlu ada marketing jorjoran. Seluruh dana investasi akan dipakai untuk membangun tim dan memastikan bahwa Tokopedia gratis, bisa dipakai oleh siapa saja di Indonesia, baik untuk berjualan maupun berbelanja online. William Tanuwijaya bukan berlatar belakang dari keluarga berbisnis, ia memiliki tekad yang kuat untuk membangun bisnis mall online ini. Saat sedang membangun bisnisnya, ayahnya divonis kanker, ia tidak pulang, karena ia tidak bisa meninggalkan pekerjaanya karena hanya ia satu-satunya pencari nafkah di keluarganya. Hasil kerjanya inilah yang membantu biaya orangtuannya.Tokopedia berpotensi untuk membangun jutaan lapangan pekerjaan baru dengan banyaknya merchant yang bergabung. Selain itu, terhadap berkembangnya bisnis kurir, mengikuti derasnya paket-paket yang harus dikirim dari satu pulau ke pulau lainnya, dari satu kota ke kota lainnya, bahkan hingga ke desa-desa. Bagi William Tanuwijaya, inilah model bisnis paling indah di dunia karena Tokopedia hanya bisa sukses ketika ia berhasil membantu para pengguna menjadi lebih sukses. Itulah alasan mengapa ia terus mempertahankan konsep Tokopedia sebagai marketplace gratis. William Tanuwidjaya berharap visi Tokopedia untuk “Membangun Indonesia Lebih Baik lewat Internet” lebih cepat tercapai. Dengan memberikan layanan dasar secara gratis, tidak ada barrier of entry untuk setiap pengguna baru yang ingin mencoba mengubah hidup mereka menjadi lebih baik melalui Internet. William Tanuwijaya beruntung karena setiap tahun ia berhasil mendapatkan modal pendanaan tambahan dari para pemodal ventura ternama dunia. Oktober 2014, Tokopedia menjadi perusahaan Internet pertama Indonesia yang mendapatkan pendanaan 100 juta dolar dari SoftBank Internet & Media dan Sequoia Capital. Pendanaan tersebut ia salurkan untuk memastikan Tokopedia tetap gratis, selain terus mengembangkan Tokopedia untuk menjadi perusahaan Internet kelas dunia yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Tokopedia telah menyediakan pilihan Gold Merchant untuk merchant-merchant yang ingin menjadi sponsor Tokopedia dengan biaya rendah per bulan dan Tokopedia memberikan fitur-fitur yang sifatnya membantu para Gold Merchant menjadi lebih efisien. Salah satu pendanaan yang harus kami lakukan untuk memastikan Tokopedia gratis adalah dalam melakukan subsidi untuk setiap transaksi di Tokopedia. Untuk para Toppers yang juga membangun situs sendiri pasti mengetahui bahwa sebenarnya ada biaya yang harus dibayarkan kepada pihak bank untuk setiap transaksi dengan menggunakan metode pembayaran tertentu. Tokopedia ingin mengedukasi bahwa Internet bisa bermanfaat secara positif dan melakukan subsidi untuk memastikan hampir semua metode pembayaran di Tokopedia bersifat gratis, terkecuali kartu kredit. Selain itu, William Tanuwijaya juga telah memperkenalkan fitur TopAds untuk merchant-merchant yang ingin mendapatkan exposure tambahan. William Tanuwijaya percaya sistem subsidi silang mampu membantu yang belum mampu atau yang baru memulai. Sistem subsidi silang inilah yang akan ia terus pertahankan sebagai sumber penghasilan dan tetap memastikan ada bagian-bagian dari Tokopedia yang sifatnya gratis, selamanya.
William Tanuwijaya mengenyam pendidikan:
·         SD-SMA di pemantang Siantar, Sumatera
·         Universtas Bina Nusantara, Teknik Informatika

Karier  yang ditempuh William Tanuwijaya :
·         Game Developer, PT Boleh Net Indonesia, Juni 2003 – September 2003 (4 bulan) Software Developer,  PT Signet Pratama, September 2003 – Mei 2004 (9 bulan)
·         Software Developer, PT Sqiva Sistem, Mei 2004 – Maret 2005 (11 bulan)
·         IT and Business Development Manager, PT Indocom Mediatama, Oktober 2006 – Desember 2008 (2 tahun 3 bulan)
·         Co-founder, CEO  PT Tokopedia, Januari 2009 – Saat ini (6 tahun 10 bulan)





BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

William Tanuwijaya merupakan pendiri tokopedia, ia memiliki semangat juang yang tinggi dalam menempuh pendidikan juga dalam menggembangkan inovasi untuk membantu dan mempermudah masyarakat. Ia tidak mempunyai latar belakang bisnis namun ia berani memulai membangun bisnis mulai dari titik nol hingga terciptanya bisnis tokopedia. William Tanuwijaya mencerminkan sosok yang memiliki jiwa seorang wirausahawan yang bisa menjalankan bisnisnya ,ia harus mampu untuk bersikap bijak dan berani mengambil resiko dari keputusan yang dia ambil,serta tidak mudah pantang menyerah,selalu bangkit walaupun beberapa kali mengalami hambatan dan masalah

Saran
Pengalaman yang sulit membangun kepercayaan serta memulai membangun semua dari awal dari pengalaman William Tanuwijaya menjadi pelajaran bahwa setiap perjuangan dan usaha pasti akan menghasilkan hasil yang pasti.






DAFTAR PUSTAKA


https://www.viva.co.id/siapa/read/103-william-tanuwijaya

https://tekno.tempo.co/read/672019/kisah-william-tanuwijaya-bos-tokopedia-susahnya-berbisnis

https://www.biografiku.com/biografi-william-tanuwijaya-pendiri-tokopedia/

https://www.tagar.id/william-tanuwijaya-orang-siantar-pendiri-tokopedia-raih-investasi-rp-14-triliun

Komentar